Jumat, 29 Agustus 2008

Masalah ??? Siapa Takut

Dalam hidup ini kita pasti selalu menghadapi masalah !Suka maupun tidak suka masalah tersebut akan datang pada kita, setiap dari kita mempunyai cara penyelesaian yang berbeda-beda, ada yang suka menyelesaikannya dengan kekerasan, ada yang dengan musyawarah ,ada yang dengan kekayaan ,bahkan ada yang suka melarikan diri dari masalah, padahal apabila kita lari dari masalah, bukannya mengurangi masalah ,malah sikap itu akan menambah masalah bagi kita. Lalu bagaimana cara kita dalam menghadapi masalah ? Agar masalah tersebut tidak membuat kita stress dalam menghadapi kehidupan ini ???.
Seperti yang kita ketahui, dalam hidup ini setiap individu pasti ada masalah, kita memang tidak bisa menghindari masalah akan tetapi masalah bisa kita kelola agar tidak membuat kita stress atau bahasa kerennya kita bisa memanagenya.Salah satunya adalah dengan bersikap secara positive, selalu menganggap bahwa semua masalah selalu ada jalan keluarnya,hikmahnya dan kita pasti bisa menyelesaikannya, bukankah di setiap masalah pasti ada kemudahan !!!! , selain itu kita juga bisa menganggap masalah sebagai tantangan bagi kita untuk menjadi lebih sukses, anggap saja masalah itu sebagai ujian yang ditujukan pada kita untuk mengasah kemampuan kita, bukankah setiap kita ingin mendapatkan kedudukan yang lebih tinggi kita harus melewati beberapa ujian sebelum mendapatkannya ! .
Setiap orang sukses pasti mempunyai masalah yang banyak dan yang membedakan mereka dari orang yang biasa-biasa saja adalah mereka bisa menyelesaikan masalah mereka dengan baik, selalu merasa optimis bahwa masalah mereka pasti akan berhasil mereka selesaikan .
Karena itu marilah kita menganggap masalah itu sebagai suatu tantangan untuk menjadi lebih baik, Jangan pernah takut dengan masalah ! Karena dimana ada kemauan pasti ada jalan keluar !!!
Semoga bermanfaat!!!

PD ??? Why Not

Di suatu Kampus ternama di Indonesia, ada seorang mahasiswa yang bernama Adi. Adi adalah seorang yang pintar, baik hati, jago olahraga,badan atletis, ia juga aktif di organisasi senat mahasiswa dan merupakan salah satu mahasiswa idola di kampus tersebut. Namun, ada satu hal yang kurang pada diri Adi, yakni sikapnya yang tidak percaya diri bahkan sikapnya cenderung merendahkan diri sendiri.
Pada suatu hari Adi dipilih oleh teman-temannya untuk menjadi salah satu calon ketua senat mahasiswa periode baru, mendengar ia terpilih sebagai salah satu calon ketua ia menjadi bingung tidak tau apa yang harus dilakukan, otaknya mulai berpikir yang macam-macam bagaimana nanti dia berpidato kepada khalayak ramai,ia pikar ia akan terlihat bodoh, ia malu apabila ditertawakan orang lain, ia malu apabila ia melakukan tindakan bodoh dan dia dilihat oleh orang yang disukainya.
Padahal sebenarnya Adi memiliki kemampuan untuk menjadi ketua hanya saja karena ketidakpercayaan dirinya, ia lebih memilih mundur menjadi calon ketua. Dan itu tentu saja sangat disayangkan oleh teman-temannya yang tau persis kemampuan Adi itu seperti apa. Bahkan, untuk beberapa saat lamanya semenjak Adi menyatakan mundur dari perebutan kursi ketua, ada beberapa temannya yang menganggap Adi adalah seorang yang pengecut.
Dari ilustrasi di atas banyak sekali hikmah yang bisa kita dapat, antara lain adalah rasa ketidakpercayadirian yang terlalu besar dapat menjadi suatu kerugian yang sangat besar bagi kita dan menjadi salah satu penghalang bagi kita untuk mencapai kesuksesan kita, padahal rasa ketidak percayadirian kita yang berlebihan itu hanya berasal dari pikiran kita, padahal belum tentu apa yang ada dalam pikiran kita itu belum tentu benar semua .
Karena itulah mulai sekarang mari kita ubah cara berpikir kita dan ayo kita semua menjadi orang yang percaya diri, percaya dengan kemampuan kita. Let’s be PD !!!!!!!

Sabtu, 26 Juli 2008

Cita-cita Penting Ngak Sih ???

Waktu kecil kita sering sekali ditanya apa cita-cita kita,dan biasanya kita atau teman-teman kita sering menjawab cita-cita kita yaitu menjadi dokter, insinyur, polisi, guru, tentara, dan lain-lain. Tetapi seiring dengan bertambahnya umur kita dan semakin bertambah dewasanya kita, cita-cita itu hilang entah kemana, kita tidak pernah lagi memikirkan cita-cita pada waktu kecil lagi. Hal ini mungkin terjadi karena kita telah merasakan susahnya hidup di dunia ini ,boro-boro mencapai cita-cita kita di waktu kecil, mendapatkan sesuap nasi saja pada zaman sekarang susahnya sudah minta ampun.
Kebanyakan orang-orang pada saat ini menganggap cita-cita itu hanya untuk anak-anak ataupun ketika dewasa cita-cita menjadi tidak penting lagi, padahal cita-cita itu sangat penting untuk dijadikan sebagai salah satu tujuan kita, sehingga dalam mengarungi kehidupan ini kita selalu termotivasi untuk merealisasikan cita-cita kita, banyak sekali orang-orang besar yang berpengaruh di dunia ini memulai langkahnya dengan menetapkan cita-cita atau impian mereka sehingga mereka memiliki tujuan jelas dalam hidup ini dan cita-cita tersebut juga membuat mereka termotivasi untuk bekerja lebih keras lagi. Salah satu contoh dapat kita lihat dalam diri Wright bersaudara bagaimana mereka memiliki impian agar manusia dapat terbang di angkasa bebas, dan impian itulah yang membuat mereka bekerja dengan sangat keras untuk merealisasikan impian mereka, dan sekarang kita mengenal yang namanya pesawat terbang, inilah salah satu karya nyata buah dari impian dan kerja keras Wright bersaudara.
Ya, itulah salah satu contoh yang membuktikan bahwa cita-cita itu sangat penting untuk dimiliki, dan masih banyak lagi contoh yang lain yang tidak dapat diungkapkan satu-persatu disini. Untuk menjadi orang yang sukses cita-cita sangat dibutuhkan agar kita termotivasi untuk mencapainya.
Karena pentingnya peran cita-cita dalam kehidupan maka ayo kita mulai memikirkan dan membuat apa cita-cita yang akan kita raih,serta berikan segala daya dan upaya dengan sungguh-sungguh agar cita-cita tersebut dapat direalisasikan.
Selamat berjuang meraih cita-cita !!!!

Selasa, 01 Juli 2008

Mitos Bakat

Di suatu sekolah di daerah Bandung, pada saat itu Adi sedang mengikuti kelas olahraga, kebetulan pada saat itu guru olahraganya sedang mengajarkan permainan bola basket. Nah, supaya muridnya semakin paham mengenai permainan bola basket maka diadakanlah pertandingan bola basket. Di permainan ini terdapat dua tim yaitu tim merah dan tim putih, Adi berada di tim merah bersama Farah,Jimmy dan temannya yang lain sedangkan Andi,Joko,Bayu berada di tim putih. Pertandingan pun segera dimulai ,bertandingan berjalan sangat seru,di quarter pertama kedua tim saling menyusul angka,tapi menjelang akhir pertandingan tim putih banyak menguasai permainan, akhirnya tim putih berhasil menaklukkan tim merah dengan skor 29 – 40 untuk tim putih, dalam pertandingan tersebut Andi tampil sangat menonjol dibandingkan teman-temannya yang lain dengan menyumbangkan 20 poin maka Andi pun mendapatkan pujian dari teman-temannya dan guru olahraganya pun mengatakan, “Andi! kamu sangat berbakat bermain basket ”. Sementara Adi yang pada saat itu bermain dengan sangat jelek mendapatkan ejekan dari teman-temannya, bahkan guru olahraganya pun mengatakan ”Adi kamu tidak ada bakat untuk menjadi pemain basket ”,padahal gurunya tau kalau Adi sangat suka dengan olahraga basket, mendengar perkataan yang keluar dari mulut gurunya tersebut Adi menjadi sangat sedih namun dalam hatinya ia bertekad untuk berlatih lebih keras lagi dan konsisten untuk melakukannya setiap hari, dia ingin membuktikan bahwa ucapan teman-temannya bahkan gurunya itu salah.

Setiap hari Adi berlatih dengan sangat tekun dan sabar,sementara Andi yang sudah merasa pede karena selalu dipuji mengenai permainan basketnya mulai malas untuk berlatih, waktu pun berlalu dengan begitu cepatnya.Akhirnya tibalah turnamen basket piala Gubernur yang diadakan tahunan dan mempertandingkan sekolah-sekolah yang ada , Adi dan Andi ikut serta dalam pertandingan itu membela sekolah mereka.Turnamen pun dimulai dengan mempertandingan dua sekolah, turnamen akan berlanjut selama 1 bulan ke depan.

Akhirnya turnamen pun selesai dan yang menjadi pemenang turnamen tersebut ialah sekolahnya Andi dan Adi, tapi yang paling mengejutkan adalah Adi tampil sebagai pemain terbaik di turnamen itu sedangkan Andi hanya diturunkan beberapa kali dalam turnamen tersebut, padahal dulu Andi adalah orang paling berbakat bermain basket di sekolahnya, sedangkan Adi yang dulunya dihina karena permainannya yang jelek malah keluar sebagai pemain terbaik.

Dalam cerita di atas dapat kita ambil hikmahnya bahwa bakat itu sebenarnya tidak begitu menentukan kita untuk mencapai kesuksesan tapi yang paling menentukan adalah kerja keras kita, Albert Einsten bahkan pernah berkata bahwa bakat itu hanya menyumbangkan 1% dalam pencapaian kesuksesan kita sedangkan 99% itu disumbangkan oleh kerja keras kita. Sebenarnya di dunia ini hanya ada orang yang terlatih dan tidak terlatih, semakin anda berlatih dalam suatu bidang maka semakin berbakat anda dalam bidang tersebut.

Karena itu marilah kita bersama untuk bekerja keras, berlatih setiap harinya untuk mencapai kesuksesan kita !!!!

Semoga bermanfaat.

Majulah Indonesiaku!!!!!!!

Untuk bahan pembelajaran dimohon untuk kritik dan sarannya demi kesempurnaan tulisan berikutnya Ya !!!!!!!!!.

Minggu, 22 Juni 2008

Mulailah!!!

Teman-teman dan saudara-saudara sekalian, pada kesempatan kali ini saya ingin mengajak teman-teman dan saudara-saudara untuk merenung sejenak. Kenapa sih kita sebagai Negara Indonesia bisa tertinggal dengan Negara-negara lain di dunia ini contohnya saja Amerika, Jepang bahkan dengan Negara tetangga kita saja seperti Malaysia kita bisa kalah, baik itu dalam hal pendapatan per kapitanya bahkan sampai dalam hal teknologi kita masih tertinggal dengan Malaysia.

Konon katanya Negara kita bisa tertinggal dari Negara-negara yang karena Negara kita ini terkenal dengan malasnya, masyarakat kita lebih senang bersantai ria setiap hari daripada harus bekerja bersusah payah, dalam hal ini bukan berarti kalau bersantai itu tidak boleh bahkan bersantai itu sangat dianjurkan akan tetapi porsinya harus disesuaikan kalau kita bersantai tiap hari sih itu bukan santai lagi namanya tapi malas. Nah karakteristik yang lainnya ialah masyarakat kita sering menunda-nunda pekerjaan, jikalau ada pekerjaan yang harus diselesaikan kita lebih senang berkata kita akan mengerjakannya besok, ketika besok tiba maka kita akan berkata besok lagi, padahal menurut orang-orang sukses kata besok itu tidak ada, jika kita berkata “besok saja saya mengerjakannya “ maka kemungkinan besar kita tidak akan pernah mengerjakannya.

Karena itu sebagai warga Negara Indonesia marilah kita berubah, apabila ada pekerjaan yang perlu dilakukan janganlah menunda-nunda pekerjaan itu tapi paksakanlah untuk memulai mengerjakan pekerjaan itu, karena biasanya kita malas itu ketika akan memulai suatu pekerjaan tapi apabila kita sudah memulai pekerjaan tersebut maka dengan sendirinya kita akan asyik dengan pekerjaan tersebut. Karena itu apabila kita harus melakukan suatu pekerjaan paksakanlah untuk memulainya !!!! .

Semoga bermanfaat !!!

Majulah Indonesiaku.

Untuk bahan pembelajaran dimohon untuk kritik dan sarannya demi kesempurnaan tulisan berikutnya Ya !!!!!!!!!.

Ping me to technorati

ping me to technorati